Disclaimer:

Gue pribadi sebenarnya bukan pendukung segala macam diet-dietan yang bertujuan untuk menguruskan badan. Buat gue pribadi, yang utama adalah tubuh mendapatkan asupan yang dibutuhkan, tubuh harus sehat, bukan kurus! Kalo badan sehat, maka berat badan yang turun adalah bonusnya. Tulisan soal Mayo Diet ini cuma sekedar meluruskan apa yang saat ini lagi nge-trend dan beredar di Indonesia. Kenapa harus diluruskan? Ya karena menurut gue udah beda jauh banget sama aslinya. Sayang kan, udah makan “ga enak” tapi ternyata salah. Gue sendiri adalah pelaku Food Combining.

Diet Mayo vs The Mayo Clinic Diet

Kok ada dua sih? itu sama apa beda?

Beda!

Diet Mayo 13 Days atau yang sekarang kita kenal dengan Tantangan 13 Hari Diet Mayo bukan bikinan Mayo Clinic seperti yang kebanyakan orang bilang. Dalam beberapa blog bahkan ada yang bilang kalo Diet Mayo ini diperkenalkan oleh Mayo Clinic pada tahun 2008. Aneh! Mayo Clinic aja baru bikin buku soal The Mayo Clinic Diet pada tahun 2010. Diet Mayo ini ga jelas asal muasalnya dan ga tau juga siapa yang bikin. Bahkan sebenarnya udah dimulai sejak tahun 1930an. Diet Mayo 13 Days ini punya banyak nama, sebut aja 13 Days Metabolism Diet dan Holywood Diet. Gue jelasin lebih lanjut dibawah.

The Mayo Clinic Diet. Nah, yang ini baru dikenalkan secara resmi pada tahun 2010. Bersamaan dengan terbitnya sebuah buku dengan judul yang sama. Jadi terkenal banget karena MayoClinic.org emang lembaga penelitian kesehatan ternama, dijadiin referensi soal kesehatan oleh jutaan orang, termasuk gue sendiri.

Terus apa bedanya?