Gue, Baswedan dan Integritas

Integritas: mutu, sifat atau keadaan yang menunjukkan kesatuan yang utuh sehingga memiliki potensi dan kemampuan yang memancarkan kewibawaan; kejujuran (kamus besar bahasa Indonesia)

gue mungkin salah satu orang yang sejak 2009 sudah mengusulkan @aniesbaswedan untuk maju menjadi calon presiden. Iyah, 2009, jauh sebelum akun @aniesbaswedan muncul, jauh sebelum banyak orang mendorong dan memintanya menjadi bakal calon presiden lewat Konvensi Partai Demokrat.

(twit dukungan gue pada 20 November 2009)

(twit gue dikomentari oleh seorang teman)

perkenalan gue dengan nama @aniesbaswedan dimulai ketika ia menjadi Rektor Paramadina pada 15 Mei 2007, menggantikan Alm. Nurcholis Madjid. Paramadina dan Nurcholis Madjid emang udah gue kenal sejak jaman kuliah, maklum, di lingkungan HMI, buku Nurcholis Madjid yang berjudul “Islam, Kemodernan dan Keindonesian” seakan menjadi buku wajib bagi para kadernya. Nilai-Nilai Dasar Perjuangan HMI pun merupakan sumbangsih pemikiran dari Nurcholis Madjid. Jadi, Nurcholis Madjid dan Paramadina udah ga asing lagi buat gue, pas nama Anies Baswedan muncul sebagai rektor paramadina pun, secara ga langsung gue jadi ngikutin sepak terjangnya. Sejak itu gue jadi akrab dengan nama @aniesbaswedan.

dukungan yang gue berikan ke @aniesbaswedan sejak tahun 2009 itu bukan tanpa alasan, @aniesbaswedan adalah salah satu sosok yang membuat gue mau bergerak, saat ini, lewat Indonesia Mengajar ia mampu membuat ribuan pemuda bergerak untuk turun tangan membantu menyelesaikan masalah pendidikan di Indonesia. sejak gue punya hak untuk memilih dalam pemilu, gue belum menemukan sosok pemimpin yang bisa membuat gue tergerak untuk sama-sama dengan sosok itu membangun Indonesia, baru @aniesbaswedan lah yang membuat gue begitu.

ide dan gagasannya seketika membuat gue langsung berpikir, INI PRESIDEN gue.

tahun 2009 memang belum banyak orang yang mengenal sosok @aniesbaswedan, jadi wajar aja kalo belum banyak juga yang menjagokannya untuk jadi calon presiden. gue sendiri saat itu ragu, apa ada yang mau mencalonkannya, atau apa ada yang mau mendukungnya. Pun gue ragu, apa dia mau, karena terlihat sekali tidak ada ambisi dari beliau untuk maju menjadi Presiden.

tapi gue mau, gue mau punya presiden kaya dia. cerdas, punya integritas dan bisa membuat gue bergerak dan membantu dia menyelesaikan masalah di Indonesia.

Orasi beliau pada 15 Agustus 2011 dengan judul “Melunasi Janji Kemerdekaan” membuat gue semakin yakin bahwa gagasan dan ide @aniesbaswedan harus didukung, keinginan gue untuk mendukung beliau menjadi calon presiden pun semakin menguat. Gue yakin, someday pasti bakal datang hari itu.

dibawah ini adalah link youtube dalam 4 bagian orasi dengan judul “Melunasi Janji Kemerdekaan” tersebut:

1. http://www.youtube.com/watch?v=oG2SHnS7N5g

2. http://www.youtube.com/watch?v=zW3IjKbbTA4

3. http://www.youtube.com/watch?v=9CerbUEzZhk

4. http://www.youtube.com/watch?v=vuZUmP5K7Hw

Jauh sebelum hiruk pikuk dengan Konvensi Partai Demokrat, secara tidak sengaja gue bertemu dengan salah seorang anggota keluarga dari Baswedan. Oh, bukan hanya bertemu, gue pun menjadi bawahannya langsung di kantor, gue menjadi rekan kerja Samhari Baswedan (Pak Sam) yang ternyata adalah paman dari @aniesbaswedan, atau adik dari ayah anies.

Dari “bos” gue itu, gue dapet banyak cerita tentang keluarga beliau, tentang @aniesbaswedan waktu kecil, tentang bagaimana AR.Baswedan mendidik keluarganya, tentang bagaimana AR.Baswedan mengajarkan Sex Education dikeluarganya, juga tentang sebuah integritas yang menurut gue semacam mengalir di keluarganya.

Gue inget cerita ketika @aniesbaswedan menjadi Ketua Komite Etik KPK dalam kasus bocornya Sprindik kasus Hambalang, Pak Sam pernah menebak kenapa kasus tersebut bisa terjadi kepada @aniesbaswedan lewat BBM, kala itu Pak Sam hanya bilang @aniesbaswedan hanya menjawab dengan emoticon senyuman. Terus gue mikir, edan ini orang, sama pamannya aja dia ga mau cerita, bener-bener menjaga amanahnya sebagai Tim Etik KPK. Mungkin kalo gue, atau orang lain, pasti udah cerita kalo ada pihak keluarga yang bertanya. Pak Sam kemudian cerita, saya tau Anies ga akan menjawab pertanyaan yang saya ajukan, dan saya juga sadar diri untuk menahan semua pertanyaan jika @aniesbaswedan duduk dalam sebuah jabatan khusus, kasian @aniesbaswedan kalo saya nanya hal-hal terkait kasus yang dia tangani, pasti dia antara ga enak menjawab dan bingung cara jawabnya.

Sebuah kebiasaan baik yang menurut gue enggak bisa dibangun dalam waktu singkat. It was like it runs in the family. Integrity.

Lain waktu, kita semua tahu bahwa @aniesbaswedan diundang untuk mengikuti konvensi calon presiden oleh Partai Demokrat, saat itu beliau masih menimbang-nimbang, tidak ada yang tau apakah dia akan mengiyakan atau tidak. Siang itu, saat gue dan Pak Sam sedang di salah satu kementerian untuk mengadakan meeting, Pak Sam bercerita bahwa @aniesbaswedan memenuhi undangan konvensi Partai Demokrat, lalu gue nanya, “loh, jadi udah dateng ke Komite Konvensi pak?”, “udah, pagi ini anies memenuhi undangannya kok, makanya saya bisa cerita, karena udah kejadian”. Busyet dah, untuk hal yang sekecil itu aja Pak Sam ngejaga banget untuk enggak cerita, kalopun cerita ke gue juga ga bakal ngaruh, mau bocorin ke siapa juga kan? gua juga bukan siapa-siapa? Terus gue mikir, gila ya ini keluarga, solid banget ngejaga amanah, integritasnya dijaga dengan baik.

Waktu hari-hari awal gue bekerja, Pak Sam pernah juga kasih nasihat ke gue, dia bilang, “Integrity is like virginity, once you lose it, it’s gone for good”. Nasihat itu tampaknya dijaga banget oleh keluarga AR.Baswedan, paling tidak, gue melihat jelas dikedua keturunannya.

Hari itu datang juga, 15 September 2013, @aniesbaswedan dan 10 peserta lainnya mendeklarasikan keikutsertaannya untuk bertarung didalam Konvensi Calon Presiden Partai Demokrat.

Hari itu datang juga, hari dimana gue harus ikut @turuntangan bersama @aniesbaswedan untuk membenahi Indonesia. Politik Indonesia harus diisi oleh orang baik.

Itu kenapa, pada pertemuan perdana relawan @turuntangan, gue menyempatkan untuk hadir, dan memutuskan untuk berkontribusi semampu gue untuk mendukung @aniesbaswedan menjadi Presiden RI.

Urun Angan? Lipat Tangan? Saya pilih turun tangan – @aniesbaswedan

(Gathering Perdana Relawan Turun Tangan, 2 Nov 2013-Kemang)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *