Damn! I Love Indonesia (n President)

Ratusan orang bersorak-sorai, menangis haru, di area pertambangan Acatama, Cile, ketika satu per satu dari 33 petambang ditarik ke permukaan mulai Selasa (12/10) pukul 22.55 hingga Rabu. Selama 69 hari, mereka terjebak hampir 700 meter di bawah permukaan tanah. Cile bangga atas operasi penyelamatan yang heroik ini.

Pinera menjadi presiden pada Januari lalu. Pendekatannya dalam menangani bencana alam, termasuk gempa bumi hebat dan kecelakaan tambang bawah tanah, membuat ia dipuji rakyatnya. Ia tidak melihat bencana dari kecil atau besarnya jumlah korban, tetapi dari sisi kemanusiaan. Sikap peduli dan cara Presiden menangani bencana turut memberikan semangat dan daya juang kepada korban.

Karena tindakannya tersebut saat ini Pinera bukan saja makin dicintai rakyatnya, tapi juga dipuja seluruh penduduk bumi. Proses penyelamatan 33 penambang tersebut telah membangkitkan semangat kemanusiaan setiap orang, dan mungkin telah menyatukan setiap negara yang bersiteru secara tidak langsung. Bangganya Cile memiliki Presiden yang begitu peduli terhadap setiap bencana pada rakyatnya, dan tidak melihat bencana dari kecil atau besarnya.

1st ASI Premature

Ketika memasuki masa kehamilan 6 bulan, gue udah sempet bilang sama istri gue untuk ikutan kelas ASI-nya AIMI (Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia). Mereka secara rutin ngadain pelatihan untuk memberikan pemahaman yang utuh terhadap ASI dan pandangan-pandangan negatif yang beredar dimasyarakat kita. Jadilah pada hari Sabtu, 14 Agustus 2010, kita ikutan Breastfeeding Basic AIMI. Dari sekitar 15 peserta, cuma ada 3 orang aja yang didampingi sama suami. Buat gue, urusan mengenai ASI atau tentang kehamilan, gue juga musti tahu, biar kita berdua sama-sama belajar tentang proses yang baru kita alami pertama kali ini, biar istri gue juga engga stress sendirian kalo ada apa-apa. Jadi, gue miris banget kalo ngeliat atau ngedenger suami yang kayanya enggak mau tau sama hal yang beginian, itu urusan cewek lah, atau apapun alasannya. Gue saranin buat para calon suami dari anak gadis orang, dan calon bapak anak pertama, elu kudu ikutan kelas Breastfeeding Basic-nya AIMI, atau kalo emang enggak bisa, elu kudu baca yang banyak banget informasi yang bener tentang manfaat ASI. Gue, dari pengalaman memberikan ASI untuk pertama kalinya sama baby keenan, informasi tentang ASI yang gue terima sangat sangat sangat sangat sangat bermanfaat banget, ga tahu deh jadinya kalo gue enggak cukup aware tentang ASI. I will tell you why…

Setelah proses melahirkan selesai, dan istri gue beristirahat, sampelah kita pada momen memberikan ASI untuk pertama kalinya. Disitu kita berdiri, di depan inkubator, Baby Keenan udah dipasangin Infus dan alat untuk memonitor detak jantung, “duh kasihan, masih kecil banget udah ditusuk-tusuk jarum infus” dalam hati gue berkata, sedih. Tapi di satu sisi kita seneng karena mau merasakan proses memberikan ASI untuk pertama kalinya, Baby Keenan pun udah di tangan bundanya, bersiap mendekatkan mulut bayi ke puting bundanya. 5 menit, 10 menit, 15 menit..dan ASI nya hanya merembes dari satu titik aja, engga bisa dibuat minum. Sedih banget ngeliatnya. Tapi untungnya kita paham, bahwa mengeluarkan ASI memang berproses, waktu pertama kali enggak mungkin langsung deres.

Kita akan coba lagi nak, ucap kami dalam hati. Kamu tidur dulu yah didalam inkubator, semoga cepat sehat dan kita bisa pulang ke rumah. Kami pun meninggalkan ruang perinatologi. Perasaan senang, semangat dan sedih bercampur jadi satu.

1st Baby Premature

(keenan di inkubator)

Gue mau cerita aja pengalaman proses persalinan Ayu Damayantie (@adamayantie) yang begitu seru, hehehe, seseru nonton film This Is It-nya Michael Jackson karena berasa nonton konser, penontonnya nyanyi bareng dan tepuk tangan ketika lagu kesayangannya dinyanyikan. Seru karena prosesnya memakan waktu kurang lebih 23 jam. Seru karena sebelum istri gue melahirkan, ada 3 orang pasien yang juga melahirkan lebih dulu dan semuanya bayi perempuan. Seru karena suster, dokter dan bidan mondar-mandir pindah dari satu ruangan ke ruangan yang lain untuk menangani proses persalinan yang waktunya hampir berdekatan. Seru, karena kita harus pindah 3 ruangan, dari ruang tindakan, ruangan persalinan normal, dan ruang persalinan resiko tinggi. Cerita ini secara singkat udah sempet gue share di akun pekicau (baca: twitter) gue, yang mau tau silahkan follow di @a_rahmathidayat.

pre.ma.tur
[a ] belum (waktunya) masak (matang); sebelum waktunya; belum cukup bulan; pradini

Usia kehamilannya Ayu baru aja memasuki usia 32 minggu, hari Senin, 20 September 2010 kita baru aja mengunjungi dr.Didi Hendrawan, dokter kandungan yang kita pilih untuk kontrol kandungan di RS.Hermina. Ini bukan kontrol rutin, tapi emang sengaja cek kondisi Ayu aja, soalnya udah 2 hari doi menggigil tanpa sebab. Karena khawatir terjadi apa-apa, jadilah kita sengaja cek ke dokter. Hasilnya, aman, ga ada gangguan apapun, dokter bilang itu hanya menggigil biasa aja, apalagi ternyata Ayu emang ada masalah dengan pengatur suhu di tubuhnya. Keadaan bayi juga Alhamdulillah sehat. Nothing to worry then.

Tapi semalaman itu, Ayu kelihatan ga nyenyak tidur, bolak-balik aja ke kamar mandi, si bayi emang udah sering bergerak hebat dan kadang sakit. Ternyata semaleman itu Ayu ngerasa ada kontraksi, soalnya sakit banget, tapi kita curiga itu kontraksi palsu. Karena dari buku yang kit abaca kontraksi palsu emang rentan terjadi pada trimester ketiga, di saat otot-otot pada dinding rahim ibu hamil mulai berlatih kontraksi. Terkadang kontraksi ini terasa begitu kencang, sehingga sang ibu menduga akan mengalami proses persalinan. Salah satu cirinya adalah kontraksi akan hilang kalau ibu hamil berbaring atau duduk bersandar sambil menyelonjorkan kaki, nah ini juga yang dirasain sama istri gue. Oke deh, kita ga khawatir lagi, mungkin emang Ayu butuh istirahat dulu. But wait, sometin’ happen…

 

Archives